Kalender Paroki

January 2018
S M T W T F S
31 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31 1 2 3

pengunjung

00258500
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
minggu lalu
***
***
sejak juni 2016
98
173
4145
250417
25557
7526
258500

Your IP: 54.167.126.106
2018-01-20 02:29

Masuk

Berbahagialah

Dalam  Injil Mat 5:1-12a,  Ada delapan Sabda Bahagia yang ditujukan kepada semua orang (ay. 3-10) serta satu Sabda Bahagia yang khusus diucapkan bagi para murid (ay. 11) dan dilanjutkan dengan seruan agar mereka tetap bersuka cita (ay. 12a).

Tiga Sabda Bahagia (Mat 5:3-5) menegaskan bahwa orang dapat disebut berbahagia karena tumpuan harapan dalam hidupnya ialah Tuhan sendiri. Gagasan “miskin” dalam ay. 3 ialah kebersahajaan batin, oleh karenanya diberi penjelasan “di hadapan Allah” . Kemudian ay. 4 menyebut berbahagia orang yang “berduka cita”, maksudnya orang yang hanya akan dapat terhibur oleh kesadaran bahwa Tuhan tetap berada di dekat kendati orang mengalami kesulitan. Termasuk di sini sikap tidak berpihak pada kekerasan yang terungkap dalam ay. 5 sebagai “lemah lembut”.

Comment (0) Hits: 257

 (Luk 18:9-14)

Minggu ini kita mendegar dari bacaan Injil tenting orang Farisi dan pemungkut cukai dalam Luk 18:9-14. Yesus menyampaikan perumpamaan itu kepada beberapa orang yang "menganggap diri benar" serta "memandang rendah semua orang lain". Sebuah awaken unto  meninjau kembali gambaran tentang diri sendiri dan tentang sesama yang mewarnai hubungan dengan Tuhan dan , dan bagaimana  cara berdoa.

Orang Farisi dan pemungut dubai  sama-sama ke Bait Allah "untuk berdoa", untuk menghadap Yang Mahakuasa dan membuka diri kepadaNya, bercerita kepadaNya, menyampaikan beban batin kepadaNya.  Tuhan Allah yang bersemayam di tempat yang maha tinggi, membuka diri untuk didatanhgi oleh siapapun baik yang merasa diri benar maupun yang berdosa, sias mendengrakan keluhan dan permohonan orang yang dating kepada-Nya.

Comment (4) Hits: 272

Lukas 17:11-19

Sangat menarik mencermati sikap Sembilan  dari  kisah Penyembuhan sepuluh orang kusta dalam Luk 17:11-19.  Orang Kusta tidak hanya orang yang berpenyakit menjijikan, tetapi juga menjadi tanda bahwa si penderita dihukum oleh Allah dan menjadi orang yang tidak layak dan pantas bahkan dilarang untuk diikut-sertakan dalam ibadat keagamaan. Tidak ada seorang imam-pun yang berani mengikut-sertakan mereka dalam kurban bagi Allah. Lengkap sudah bagi orang kusta ketersingkiran mereka dalam hidup sosial dan keagamaan.

Comment (1) Hits: 269

(Luk 18:1-8)

Perumpamaan di dalam Luk 18:1-8 (Injil Minggu Biasa XXIX tahun C) disampaikan sebagai bahan pemikiran bagi para murid mengapa perlu "selalu" dan "tanpa jemu-jemu"-nya berdoa.

Perumpamaan ini berbicara mengenai seorang hakim yang "tak takut akan Allah dan tak menghormati siapapun"  tetapi yang akhirnya bersedia memenuhi permohonan seorang janda agar perkara janda itu dibela olehnya. Hal itu dilakukannya agar tidak lagi terganggu oleh permintaan yang terus-menerus dari pihak janda tadi (ayat 1-5).

Comment (1) Hits: 327

LUKAS 17 : 5 - 10

            Ketika Maria menerima perutusan dari Allah untuk menggandung dari Roh Kudus, sikap Maria adalah “aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataan-Mu”. Sikap yang sama ditunjukan oleh Putranya:”biarlah cawan ini berlalu dari pada-Ku, tetapi bukan kehenda-Ku, melainkan kehendak-Mu, jadilah.

            Sikap pasrah dengan rela akan kehendak Allah dan mengalahkan kehendaknya sendiri, adalah sikap iman sebagaimana ditulis oleh Lukas dalam Injilnya. Ketaatan pada kehendak Allah sampai pada akhir hayat. Seluruh jalan hidupnya hanya untuk berdamai antara kehendak sendiri dengan kehendak Allah. Dua generasi, Ibu dan Anak memberikan contoh bagaimana beriman itu seharusnya.

            Ada dua hal yang menarik untuk disimak dalam  Lukas 17, ayat 5-6, tentang  permintaan para murid agar iman mereka ditambah serta tanggapan  Yesus terhadap permintaan ini. Serta ayat 7-10, berisi ajaran agar murid-murid bersikap sebagai hamba yang tak mengenal istirahat dan tidak memikirkan jasa sendiri.

Comment (1) Hits: 358

                                 Situs secara resmi menjadi milik Paroki Katedral Kristus Raja Purwokerto. dikelola oleh sekretriat Paroki,bersama  sekretriat Dewan  Pastoral Paroki KKR

                                                                                                           Alamat:  Jl. Gereja no 3, Purwokerto 53115, telp 0281 - 637052 - 630628.